Peringati Hari Pangan Sedunia 2022, Pj Bupati Bekasi Instruksikan Kepala Desa Fokus Terhadap Pertahanan Pangan

IMG 20221102 WA0025 compress9

Kabupaten Bekasi, News Pro Rakyat.id – Penjabat (Pj) Bekasi bersama Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian peringati hari pangan sedunia yang berlangsung di desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Rabu (02/11).

Sejak pagi masyarakat setu dan sekitarnya sudah memadati halaman desa yang dimana kegiatan berlangsung. Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Kepala Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian Abdul Rovik, Camat Setu yang diwakili Seketaris Camat Amran, para Kepala Desa se-kecamatan Setu dan Kepala Polisi Sektor Setu Sugeng.

Dalam penyampaian sambutannya Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan, bahwa peringatan Hari Pangan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap pentingnya masalah pangan, oleh karena itu Kepala Desa wajib untuk mengantisipasi kerawanan krisis pangan.

“Tentunya kita semua tahu bahwasanya Desa sudah dianggarkan untuk anggaran Pertahanan Pangan melalui Dana Desa, maka para Kepala Desa harus disiapkan dalam penanganan krisis pangan ini bisa dengan membangun lumbung pertanian, juga Desa nantinya dapat bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat dan percadangan pangannya dipasok oleh Dinas Ketahan Pangan dan Petanian,” kata dia.

Dani juga mengajak seluruh masyarakat desa untuk menanam tumbuhan yang cepat dipanen agar kebutuhan pangannya tidak terlalu berdampak terhadap krisis pangan

“Semua masih ada dan cukup (pangan), kecuali cabe atau yang diasaat musim penghujan susah panen sehingga hasil panennya berkurang yang dapat mengakibatkan kelangkaan di pasar dan pada akhirnya pelonjakan harga atau ketersediaan tidak ada,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Abdul Rovik menjelaskan, pihaknya telah bersiaga mengamankan pasokan pangan bagi masyarakat kabupaten bekasi.

Abdul Rovik meminta kepada Pemerintah Desa agar lebih responsif melaporkan potensi kerawanan pangan masyarakat yang ada di wilayahnya.

“pemerintah desa manakah terjadi kerawanan pangan pemerintah desa bisa melaporkan kecamatan atau langsung ke Dinas Ketahan Pangan yang nantinya dinas ketahanan pangan akan cek ke lokasi setelah dicek lokasi akan dihitung berapa kebutuhan pangan yang ada ya dari keluarga itu, maka kita akan mendistribusikan kepada pemerintah desa tersebut untuk dibagikan kepada masyarakat,” demikian paparannya.

Dipenghujung acara Kepala Desa Tamansari, M. Jahi Hidayat, menjelaskan akan terus kita lakukan pengontrolan dalam pengawasan di masyarakat.

“Saya selaku Kepala Desa akan menginstruksikan kepada Kadus, RT dan RW dalam mengantisipasi kerawanan pangan di wilayah agar kebutuhan pangannya dapat terpenuhi , tegasnya Jahi. (Dika)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *